Bantalan Rel Kereta Api

Bantalan rel adalah landasan tempat rel bertumpu dan diikat dengan penambat rel, oleh karena itu harus kuat untuk menahan beban kereta api yang berjalan diatas rel. Bantalan dipasang melintang di rel pada jarak antara bantalan dengan bantalan sepanjang 0,6 meter.

Di Indonesia, cuma ada 3 jenis bantalan rel, bantalan kayu, bantalan besi, dan bantalan beton. Tapi sebenarnya  di negara lain ada satu bantalan lagi, namanya bantalan slab yang akan dibahas satu demi satu.

Bantalan Kayu

Bantalan kayu adalah bantalan yang pertama kali digunakan dalam bantalan rel. Bantalan kayu tersebut pertama digunakan karena pada waktu itu hanya mengenal kayu dan belum mengenal beton maupun baja. Bantalan kayu digunakan karena pada saat itu kayu mudah sekali didapatkan dan harganya relatif murah.

Kelebihan bantalan kayu:

  1. Memiliki tingkat elastisitas yang tinggi
  2. Pada saat dilalui terasa nyaman karena tidak mengakibatkan getaran yang tinggi.

Kekurangan bantalan kayu:

  1. Tidak tahan lama, terutama pada yang memiliki curah hujan dan tingkat kelembaban yang tinggi yang mengakibatkan kayu mudah lapuk.
  2. Sulit untuk mencari bahan yang cocok sehingga harganya mahal ( Pada saat ini )

Bantalan Besi

Bantalan besi adalah bantalan yg terbuat dari plat baja. Bantalan besi biasanya dipasang pada lengkungan, tidak pada keseluruhan lintasan kereta api karena harganya lebih mahal dari bantalan beton.

Kelebihan bantalan baja :

  1. Lebih kuat untuk menahan beban.
  2. Lebih Tahan Lama.

Kekurangan bantalan baja :

  1. Harganya yang mahal bahkan melebihi harga bantalan beton.
  2. Mudah anjlok terutama pada daerah yang berpasir karena memiliki beban yang lebih besar.

Bantalan Beton

Bantalan beton adalah bantalan yg terbuat dari beton bertulang prategang. Pada bantalan beton dipasang juga sebuah angker penambat rel. Pada bantalan rel yang menggunakan beton memiliki beberapa keuntungan, tetapi juga memiliki kekurangan dari pada bantalan rel yang lain.

Kelebihan bantalan beton :

  1. Memiliki daya tahan yang tinggi.
  2. Tahan terhadap cuaca dibandingkan dengan  bantalan yang terbuat dari kayu.
  3. Lebih ekomonis, karena bisa tahan sampek 20 tahun.
  4. Lebih kuat untuk menahan tekanan beban kereta.

Kekurangan bantalan beton :

  1. Harga bahan bantalan yang mahal.
  2. Memerlukan ketelitian yang cukup tinggi sehingga membutuhkan tenaga ahli.
  3. Lebih kaku, sehingga getaran yang ada cukup terasa.

Bantalan Slab

Bantalan slab adalah suatu bantalan yang langsung menjadi satu dengan badan jalan yang dicor dalam bentu slab. Investasi untuk pembangunan lintasan dengan bantalan slab sangat besar dari bantalan yang lain seperti beton dan juga baja, tetapi memiliki perawatan yang mudah. Bantalan ini digunakan untuk membangun lintasan kerata api cepat dan arus yang tinggi.

Kelebihan bantalan slab :

  1. Memiliki kualitas yang sangat tinggi.
  2. Lebih nyaman dari pada bantalan yang lain.
  3. Perawatannya sangat mudah.

Kekurangan bantalan slab :

  1. Membutuhkan tenaga khusus dalam pengerjaannya.
  2. Memiliki tinggkat ketelitian yang sangat tinggi.
  3. Membutuhkan dana yang sangat besar.