Mengolah limbah serbuk kayu sisa menjadi Briket Arang

Limbah serbuk kayu yang selama ini dibiarkan membusuk, ditumpuk dan dibakar, dapat dimanfaatkan, menjadi produk yang mempunyai nilai tambah. Salah satu cara mengolah limbah serbuk kayu agar dapat mempunyai nilai ekonomis, adalah dengan cara mengolahnya menjadi briket arang.

Dengan menggunakan peralatan yang sederhana dan cara yang tidak sulit, sehingga mudah disosialisasikan kepada masyarakat.

Berikut ini cara pembuatan briket arang dari limbah serbuk gergaji.

1. Peralatan :

Ayakan ukuran lolos 50 mesh dan 70 mesh

Cetakan briket

Oven.

2. Bahan :

Serbuk gergaji

Tempurang kelapa

Lem kanji

3. Tahapan pembuatan :

Pengarangan: Serbuk gergaji dan tempurung kelapa dibuat arang dengan pengarangan manual (dibakar).

Pengayakan: Pengayakan dilakukan untuk menghasilkan arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa yang lembut dan halus. Arang serbuk gergaji diayak dengan saringan ukuran kelolosan 50 mesh dan arang tempurung kelapa dengan ukuran 70 mesh.

Pencampuran media: Arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa yang telah disaring selanjutnya dicampur dengan perbandingan arang serbuk gergaji 90 % dan arang tempurung kelapa 10 %. Pada saat pencampuran ditambah dengan lem kanji sebanyak 2,5 % dari seluruh campuran arang serbuk gergaji dan tempurung kelapa.

Pencetakan Briket Arang. Setelah bahan-bahan tersebut dicampur secara merata, selanjutnya dimasukkan ke dalam cetakan briket dan dikempa.